You need to enable javaScript to run this app.

RENUNGAN KEHIDUPAN: BELAJAR BERSERAH DAN PERCAYA KEPADA KETETAPAN ALLAH

  • Jum'at, 09 Januari 2026
  • Administrator
  • 0 komentar
RENUNGAN KEHIDUPAN: BELAJAR BERSERAH DAN PERCAYA KEPADA KETETAPAN ALLAH

Renungan Kehidupan: Belajar Berserah dan Percaya kepada Ketetapan Allah
MTs Negeri Manggarai, Jumat, 09 Januari 2026
Dalam perjalanan hidup, sering kali manusia merasa lelah, kecewa, bahkan putus asa. Kita telah berusaha, merencanakan, dan berdoa, namun hasilnya tidak selalu sesuai dengan harapan. Pada saat seperti inilah iman diuji: apakah kita tetap percaya bahwa Allah Maha Mengetahui yang terbaik untuk hamba-Nya?
Kami mengingatkan untuk kita semua  pada enam kebenaran besar yang seharusnya tertanam kuat dalam hati setiap insan beriman, yaitu:
1. Tugas Kita: Berusaha dan Bertawakal
Tugas manusia bukanlah memastikan hasil, melainkan meluruskan niat, berikhtiar dengan sungguh-sungguh, berdoa, lalu bertawakal kepada Allah. Ketika semua sudah kita lakukan, maka hati harus siap menerima apa pun keputusan-Nya.
Allah berfirman:
“…Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal.”
(QS. Ali ‘Imran: 159)
Tawakal bukan berarti pasrah tanpa usaha, melainkan puncak keyakinan setelah ikhtiar maksimal.
2. Allah yang Menentukan Segala Perkara
Sering kali manusia merasa mampu mengendalikan hidupnya sendiri. Padahal, sejatinya Allah-lah yang menentukan segala yang terjadi dalam hidup kita, baik yang kita pahami maupun yang belum kita mengerti.
Allah berfirman:
“Dan Allah menetapkan ketentuan-Nya, tidak ada yang dapat menolak ketetapan-Nya.”
(QS. Ar-Ra’d: 41)
Ketika hati memahami ini, maka kesombongan akan luruh dan kesabaran akan tumbuh.
3. Tidak Mungkin Allah Mencelakai Hamba yang Taat
Bagi orang beriman, ketaatan bukanlah kerugian. Allah tidak pernah menzalimi hamba-Nya, apalagi mencelakai orang yang berusaha taat kepada-Nya.
Allah berfirman:
“Sesungguhnya Allah tidak menzalimi manusia sedikit pun…”
(QS. Yunus: 44)
Apa yang terasa pahit hari ini, bisa jadi adalah jalan menuju kebaikan yang lebih besar esok hari.
4. Kondisi Buruk Menurut Kita, Belum Tentu Buruk Menurut Allah
Manusia menilai dengan mata dan perasaan yang terbatas. Allah menilai dengan ilmu yang sempurna. Apa yang kita anggap sebagai musibah, bisa jadi itulah rahmat tersembunyi.
Allah berfirman:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu; dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: 216)
Ayat ini mengajarkan kita untuk belajar ridha, meski hati belum sepenuhnya mengerti.
5. Allah Lebih Tahu yang Terbaik untuk Hidup Kita
Allah mengenal kita lebih dari siapa pun, bahkan lebih dari diri kita sendiri. Setiap takdir Allah lahir dari kasih sayang dan kebijaksanaan-Nya.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin. Semua urusannya baik baginya…”
(HR. Muslim)
Bagi orang beriman, nikmat membawa syukur, ujian melahirkan kesabaran—keduanya bernilai kebaikan.
6. Allah Selalu Punya Rahasia dan Kejutan
Ketika manusia hampir menyerah, Allah sering menghadirkan pertolongan dari arah yang tidak disangka-sangka. Allah punya rahasia indah di balik kesabaran.
Allah berfirman:
“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”
(QS. At-Talaq: 2–3)
Maka jangan pernah berputus asa. Di balik air mata, Allah sedang menyiapkan kebahagiaan.
Penutup
Renungan ini menjadi pengingat bagi seluruh kita:
tetaplah melangkah dalam ketaatan, bersabar dalam ujian, dan yakin bahwa Allah tidak pernah salah dalam menetapkan takdir.
Karena sejatinya, ketenangan bukan datang dari keadaan yang sempurna, tetapi dari hati yang percaya sepenuhnya kepada Allah.
“Ya Allah, jadikan kami hamba-Mu yang sabar, bersyukur, dan ridha atas setiap ketetapan-Mu.” aamiin. (Jiyanto)

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Jiyanto, S.E

- Kepala Sekolah -

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Pendidikan adalah produk kreatifitas yang sangat luar biasa, aktifitas pendidikan pada hakikatnya adalah sebuah usaha untuk...

Berlangganan
Banner